Juli 29, 2026

INOVASI NEWS

Percepatan Rehab Bangunan SMKN 1 Luwuk Diupayakan 2022

Banggai, IN

Kepala UPT Dinas Pendidikan dan Pengajaran Wil. V Provinsi Sulawesi Tengah Drs. Abdurrahman A. Y. Rumi, M.Si menyatakan, mengenai percepatan rehabilitasi bangunan gedung SMK Negeri 1 Luwuk diupayakan bisa dibantu pada tahun 2022 mendatang.

Ditemui belum lama ini di ruang kerjanya KUPT secara detail menjelaskan, pasca terjadinya kebakaran bangunan gedung SMKN 1 Luwuk beberapa waktu lalu, dirinya meminta kepala sekolah untuk melapor kepadap pihak berwajib guna menyelidiki faktor penyebab musibah kebakaran.

Kemudian, Kadis Pendidikan Sulteng menyurat kepada mantan Bupati Herwin Yatim untuk meminta bantuan kepada Dinas PUPR, apakah bangunan gedung eks kebakaran masih layak direhab atau dibangun sekaligus ?.

Mantan Bupati Banggai disaat itu menanggapi langsung mendisposisi surat tersebut kepada Kadis PUPR dan menunjuk tim ahli untuk turun ke lapangan, dan dirinya selaku KUPT meminta kepsek agar hasil pemeriksaan yang dilakukan pihak PUPR dikirimkan kepada Kadis Pendidikan Sulteng.

Pasca kebakaran, Kepala Bidang SMK Dinas Dikjar Sulteng bersama Kadis sudah turun langsung melakukan inspeksi di sekolah, termasuk Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih dikala itu langsung meninjau lokasi kebakaran.

“Pada prinsipnya akan diberikan bantuan guna percepatan pembangunan kembali gedung SMKN 1 Luwuk yang mengalami musibah kebakaran, dikarenakan jikalau jadwal Pembelajaran Tatap Muka (PTM) nantinya kedepan sudah diberlakukan kembali jelas para siswa/siswi membutuhkan ruangan belajar,” ujar KUPT.

Ditanya mengenai alokasi pagu anggaran rehabilitasi bangunan SMKN 1 Luwuk seperti yang sudah dilansir baik melalui media cetak maupun online sebesar Rp. 10 miliar, KUPT kembali menuturkan, nominal angka yang disebutkan itu baru sebatas penyampaian Gubernur terpilih disaat turun langsung pasca kebakaran.

Yang jelas dari Dinas Pendidikan Provinsi sudah melakukan upaya percepatan kegiatan rehabilitasi sesuai prosedur yang berlaku, di mana dirinya selaku KUPT sudah melaporkan kepada Kadis Pendidikan provinsi dan beliau sudah memfollow up ke pusat, sekarang ini tinggal menunggu tindak lanjutnya. *Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2019 © inovasinews.net | Newsphere by AF themes.