Mau Bertemu Tuhan Susah, Sistem Pengamanan RSUD Luwuk Perlu Dikaji
Banggai, IN
Manajemen sistem keamanan yang diterapkan oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah/RSUD Luwuk Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah makin menuai sorotan tajam dari keluarga pasien.
Tragisnya lagi akibat adanya penerapan sistem pengamanan yang ekstra ketat oleh sejumlah petugas sekuriti yang berjaga bergantian shift setiap harinya, akses keluarga pasien yang hendak menunaikan sholat lima waktu ikut terganggu.
Hal ini dialami keluarga pasien yang berasal dari Desa Gori-gori Kecamatan Batui Selatan.
Kepada Media Online inovasinews.id belum lama ini yang bersangkutan berkeluh kesah sulitnya mencari akses pintu terbuka yang bisa dilewati ke lokasi musholah di dalam rumah sakit.
Bahkan beliau sempat dicegat dan diinterogasi ketika hendak mau keluar sholat. Padahal ia sudah seminggu lamanya menjaga isterinya sakit dan tak pernah ketinggalan pergi sholat mulai Subuh hingga Isya.
“Masa saya sudah seminggu lamanya menjaga isteri dan keluar masuk melaksanakan sholat Subuh hingga Isya tapi masih juga sering ditahan oleh satpam. Mau bertemu dan menyembah tuhan saja begitu sulit dan berbelit-belit di RSUD Luwuk,” tegasnya.
Saking kesalnya sumber menyarankan jika memang untuk menunaikan sholat saja sudah susah, kalau bisa musholah yang berada di luar pagar bisa diangkat atau dipindahkan saja ke dalam lokasi ruang perawatan, sehingga orang yang mau sholat tidak terhalang oleh pagar tertutup dan berdebat dengan para sekuriti.
Hingga berita ini dirilis pihak terkait belum berhasil dimintai klarifikasi. *Tim
