Aduan Nyawa Hilang Tak Direspon, DPRD Banggai Dinilai Mandul
Banggai, IN
Mardi kerabat dekat korban meninggal dunia almarhum (Markus Alapu,red), merasa kecewa seakan-akan persoalan mereka disepelekan. Padahal masalah yang dihadapi menyangkut nyawa yang jadi korban diduga akibat kelalaian dan keteledoran RSUD Luwuk, terkait pelayanan yang begitu buruk.
Sumber berharap wakil rakyat yang ada di DPRD Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah, agar mau melihat dan secepatnya mengambil sikap, karena bapak-ibu adalah wakil rakyat yang seharusnya memperjuangkan hak-hak rakyat ketika terdzolimi.

Permohonan pengaduan yang diajukan (18 Januari 2021), sampai saat ini belum ada tindak lanjutnya. Ada apa, mengapa begitu sulit mencari keadilan bagi rakyat kecil, jangan nanti kami sudah jenuh menunggu dan mengambil tindakan baru dikatakan anarkis,” tegas Mardi dengan nada kesal.
Mungkin keluarga bapak-ibu yang memiliki jabatan dan uang tidak merasakannya, akan tetapi bagi kami rakyat kecil yang tidak memiliki segalanya hal itu sangat berdampak luar biasa. Apakah ini bentuk keadilan bagi rakyat kecil, jangan nanti pemilihan wakil rakyat baru masyarakat disanjung, biar di kebun tetap dicari namun setelah terpilih persoalan masyarakat bawah seolah-olah disepelekan.
Saat dikonfirmasi wartawan media Online inovasinews.net via chatting whasApp dengan nomor 08xx xxxx xxxx Sabtu (23 Januari 2021) kemarin, Ketua DPRD Banggai Suprapto tidak memberikan balasan apa pun, padahal pesan whatsApp sudah terbaca, terkait tindak lanjut surat pengaduan permohonan dari keluarga almarhum Markus Alapu. *Roby
