April 19, 2026

INOVASI NEWS

Front Solidaritas Pembela HAM Turun Gunung Melakukan Aksi Dengan Tuntutan Bebaskan M.YAHYA Dkk dan Hentikan Aktifitas Apapun Diatas Obyek Perkara

Morut, IN

Front Solidaritas pembela HAM turun gunung terkait sengketa lahan  yang berujung  penangkapan kepada M.Yahya dkk  beberapa waktu silam yang dituduh pengrusakan jalan umum yang mana jalan tersebut dibuat sendiri oleh M.Yahya  serta M.Yahya sebagai pemilik  lahan berdasarkan surat, saksi-saksi yang masih hidup, pada Sabtu 25 Nopember 2020.

Lanjut, kegiatan ini dilakukan di obyek perkara wilayah desa Bunta Kecamatan Petasia Kabupaten Morowali Utara Propinsi Sulawesi Tengah persisnya ruas jalan menuju PT. GNI dan turut serta pengamanan dari TNI-Polri guna ketertiban antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Lanjut,sebelum melakukan aksi  pihak Polres Morut yang dipimpin Kabag Ops yang didampingi Kapolsek Petasia meminta kepada massa aksi agar tidak melakukan aksi yang mana pihak Polres akan  melakukkan  mediasi  bersama  Pemda, kita akan mediasi  bersama-sama ke Pemda yang intinya  kedua belah pihak terkait  siapkan bukti-bukti kepemilikan yang nantinya bisa dijadikan bukti ketika pertemuan nanti bersama Pemda, paling cepat hari Senin dan paling lambat hari  Selasa,” kata Kabag Ops.

Selanjutnya massa aksi sebelum membubarkan diri menekankan kepada pihak Polres agar secepatnya melakukan  koordinasi kepada  Pemda Morut dan  pihak PT. GNI yang mana ketika  mediasi  yang kedua kali ini harus menghadirkan pihak PT. GNI dan haru membuahkan hasil, karena kalau tidak  mendapatkan titik temu kami akan turun lagi ke jalan dengan tuntutan bebaskan M. Yahya dkk dan hentikan aktifitas apapun diatas obyek perkara,” tegasnya. *Roby

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2019 © inovasinews.net | Newsphere by AF themes.