Bobroknya Kinerja Pemdes, Jadi Pemicu Aksi Demo Warga Sayambongin
Banggai, IN
Bobroknya kinerja pemerintahan desa selama beberapa tahun terakhir diduga menjadi pemicu aksi demonstrasi yang digelar sejumlah warga Sayambongin Kecamatan Nambo Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah.
Hasil wawancara langsung Media Online inovasinews.id dengan dua orang tokoh masyarakat Desa Sayambongin, Sabtu (18/7) 2026 menegaskan, aksi demonstrasi masyarakat di kantor desa setempat yang digelar kemarin, bukan hanya dipicu oleh persoalan rencana pembangunan tanggul.
Akan tetapi aksi tersebut merupakan akumulasi kekecewaan warga selama beberapa tahun terakhir terhadap sejumlah persoalan kinerja pemerintahan desa setempat yang dianggap tidak becus dalam menampung aspirasi masyarakat.
Munculnya aksi kemarin sebenarnya disebabkan oleh beberapa faktor penyebab antara lain, mengenai pengalihan rencana pembangunan tanggul yang sebelumnya sudah di survei akan dilaksanakan di Dusun 2 akan tetapi kemudian dipindahkan ke Dusun 1.
Padahal menurut warga, selama beberapa tahun sebelumnya di Dusun 1 sudah berapa kali dilakukan pengerjaan pembangunan tanggul. Sehingga saat ini sudah sewajarnya jika titik koordinat dilakukan di Dusun 2.
Masalah lainnya adalah menyangkut pengerjaan lapangan bola yang sampai sekarang belum menampakan titik terang.
Belum lagi masalah air bersih desa, sudah sekitar satu tahun lebih air bersih desa sudah tidak jalan dan melayani kebutuhan masyarakat.
Material pipanisasi yang membentang dari sumber mata air ke pemukiman warga sudah banyak yang rusak dan pecah.
Semua persoalan di atas selama ini tidak pernah mendapat solusi yang konkrit dari Pemerintah Desa Sayambongin yang dipimpin Ruslan Polopa, S.Pd, selaku Kepala Desa.
Hingga berita ini dilansir Kades Sayambongin belum berhasil ditemui guna mengklarifikasi pernyataan sejumlah tokoh masyarakat tersebut. *Tim
