Selama Covid, SD Inpres 2 Tongke Terapkan Luring
Sejak pandemi virus corona (Covid-19) melanda sekitar bulan Maret 2020 lalu, sistem kegiatan belajar-mengajar yang diterapkan di SD Inpres 2 Tongke Kecamatan Balantak Selatan Kabupaten Banggai dilakukan melalui proses Luar Jaringan (Luring) dengan mendatangi rumah setiap murid disaat jam sekolah.
Pernyataan tersebut disampaikan Kepala SD Inpres 2 Tongke Agus Abdullah saat diwawancarai kru wartawan media Online inovasinews.net di ruang kerjanya belum lama ini.

Menurut kepsek, pihak sekolah lebih memilih sistem pembelajaran dengan menggunakan metode Luring ketimbang Daring (Dalam Jaringan), dikarenakan kesiapan dan ketersediaan fasilitas handphone android yang dimiliki oleh setiap murid masih saja terkendala.
Oleh karenanya sejak diawal tahun 2021, semua tenaga guru yang ada langsung turun lapangan memberikan materi pembelajaran disetiap rumah anak didik, bertepatan baru saja selesai dilaksanakan ujian semester.
Disinggung mengenai peruntukkan dana BOS selama masa pandemi covid-19 berlangsung tahun ajaran 2020, semua tidak ada kendala karena pihak sekolah selalu merujuk pada Petunjuk Teknis (Juknis) dengan berpedoman pada Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS).
Untuk pencairan dana BOS tahap satu tahun ajaran 2021 prosesnya masih sementara berjalan. Sedangkan besaran dana bos sekitar Rp. 20 juta lebih yang ada di sekolah ini, diplot untuk keperluan alat tulis kantor termasuk pembayaran honor para tenaga guru non organik, pungkas kepsek. *Ramla
