April 19, 2026

INOVASI NEWS

SD Inpres Pembina Pagimana Masih Butuh Tambahan WC, Guru dan RKB

Banggai-Sulteng, inovasinews.id

Dengan jumlah siswa yang relatif banyak, SD Inpres Pembina Kecamatan Pagimana Kabupaten Banggai masih membutuhkan tambahan fasilitas WC, ruangan kelas baru dan tenaga guru.

Hal itu disampaikan Kepala Sekolah Israk Lasadam pada wartawan Media Online inovasinews.id belum lama ini di ruang kerjanya.

Kepsek menjelaskan, sebenarnya fasilitas WC yang sudah tidak layak pakai lagi, sebelumnya dengan menggunakan anggaran sekolah sudah direnovasi.

Rehabilitasi fasilitas ini sebenarnya di tahun 2022 lalu sudah diajukan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten, cuman belum sempat diakomodir. Yang terealisasi adalah pengerjaan pagar dan laboratorium selebihnya belum.

Kemungkinan proposal yang sudah dibuat tinggal diperbaharui dan diajukan kembali di tahun anggaran 2026 ini.

“Insya Allah tahun ini SD Inpres Pembina Pagimana bisa kembali dapat pembangunan WC baru, karena jumlah siswa di sekolah ini lumayan banyak,” ujar kepsek.

Kami akan kejar ulang, siapa tahu mungkin tidak dapat di dana kabupaten, bisa dapat paket revitalisasi yang bersumber dari dana pusat.

Selain sudah membuat proposal, kamipun sudah menginput melalui data dapodik, mudah-mudahan ada realisasinya.

Hanya saja kami berharap kalau memang dana pusat belum bisa, usulan yang ada mungkin bisa diakomodir melalui dana daerah.

Disamping perlu penambahan WC, sekolah ini juga sudah sangat membutuhkan tambahan ruangan kelas baru.

Proposalnya kemarin juga sudah sempat dibuat namun belum terealisasi, kemungkinan proposal usulan yang ada tinggal diperbaharui.

Karena jumlah siswa yang ada di sekolah ini bervariasi disetiap ruangan. Ada yang berjumlah 29 sampai dengan 35 orang dalam satu kelas. Idealnya, dalam satu rombongan belajar paling maksimal diisi dengan 28 siswa.

Banyaknya jumlah siswa di SD Inpres Pembina Pagimana dikarenakan di tahun ajaran kemarin belum ditentukan pembatasan kuota siswa. Sehingganya banyak siswa yang pindah memilih masuk di sekolah ini dan susah untuk menolaknya.

Terpaksa ruangan laboratorium yang belum difungsikan dibagi menjadi dua bagian untuk menampung jumlah siswa sudah over kapasitas.

“Insya Allah di tahun anggaran 2026 ini usulan penambahan WC dan ruangan kelas baru dapat direspon,” ujar kepsek.

Kalau cuman ketersediaan lokasi untuk pembangunan kedua fasilitas tersebut, sekolah ini masih memiliki cukup luas lahan dibagian belakang.

Untuk ketersediaan tenaga guru, sekolah ini tinggal kekurangan satu orang untuk mengisi guru kelas satu yang sudah purna bhakti kemarin.

Kepsek berharap kekosongan guru ini bisa diisi dengan tenaga P3K paruh waktu yang kedepan sudah menerima SK pengangkatan.

Karena di tahun depan 2027, sekolah ini kembali akan mengalami kekurangan dua orang guru yang juga akan segera pensiun. *Gilang/Pandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2019 © inovasinews.net | Newsphere by AF themes.