April 22, 2026

INOVASI NEWS

Penyaluran Program MBG Bunta Capai Hari ke-8, 4.000 Penerima Sudah Terlayani

Banggai-Sulteng, inovasinews.id

Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Bunta Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah, kini telah memasuki hari ke-8 penyaluran. Berdasarkan keterangan dari pihak pelaksana, kegiatan ini telah mencakup ribuan siswa dari tingkat TK, SD, hingga SMA, termasuk beberapa sekolah di wilayah dalam kota kecamatan.

“Untuk minggu kemarin, data penyaluran sudah mencapai sekitar 1.006 sekolah, mencakup TK, SD, dan SMP, termasuk SMP Hion yang satu atap dengan SMP Laonggo,” ujar Ahmad Albahar Yayasan Talenta Tahlia Indah.

Jumlah penerima manfaat dari TK hingga SMA diperkirakan mencapai 3.380 siswa, dengan realisasi penyaluran saat ini sudah menyentuh angka 2.000 lebih. Ditargetkan, seluruh sasaran akan tercapai paling lambat pada minggu depan, tergantung pada persetujuan dari pihak SPPG (Satuan Pelaksana Program Gizi).

“Kalau ada toleransi dari SPPG, kita akan lanjutkan hingga semua terpenuhi dari PAUD sampai SMA,” tambahnya.

Untuk wilayah timur sendiri, kuota maksimal ditetapkan 4.000 penerima, termasuk kategori ibu hamil, menyusui, dan balita. Pembagian dilakukan bergiliran agar semua penerima mendapat porsi sesuai kuota yang ditetapkan.

Dalam pelaksanaan dapur umum, terdapat sembilan orang juru masak dan satu chef utama yang bertanggung jawab atas kualitas makanan. “Sebelumnya sempat tertunda karena belum ada chef bersertifikat, tapi sekarang sudah terpenuhi sehingga bisa produksi penuh,” jelasnya.

Dari sisi kesehatan dan keamanan pangan, pihak pelaksana memastikan seluruh tenaga yang berhubungan langsung dengan makanan telah melalui proses pemeriksaan dan pengurusan sertifikat LSH (Laik Sehat Hygiene). Pihak kepolisian, TNI, serta kejaksaan juga turut melakukan monitoring lapangan secara berkala untuk memastikan penyaluran berjalan tertib dan sesuai aturan.

“Setiap hari saya terus pantau kondisi di lapangan, agar semua berjalan aman,” ucapnya.

Sementara itu, tanggapan dari pihak sekolah terhadap program MBG sejauh ini sangat positif. “Semua responnya baik, hanya sempat ada keluhan kecil soal buah semangka yang terlalu matang, tapi langsung kita tangani dan tidak ada masalah,” jelasnya.

Menutup wawancara, penanggung jawab program menyampaikan harapannya agar pelaksanaan MBG ke depan semakin baik.

“Saya ingin yang terbaik untuk anak-anak sekolah dan masyarakat. Kami terus berkomunikasi dengan pihak SPPG dan tim akuntansi untuk memperbaiki kekurangan yang ada,” pungkasnya. *Syarif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2019 © inovasinews.net | Newsphere by AF themes.