April 19, 2026

INOVASI NEWS

Quo Vadis Perumda Banggai. Akankah Direksi Baru Berimplikasi Kesejahteraan Karyawan ?

Banggai, IN

Pelantikan jajaran direksi Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah yang belum lama ini dihelat masih menyisahkan seribu tanda tanya dan pesimisme dari berbagai kalangan publik di daerah ini.

Betapa tidak, mulai dari surat keputusan Bupati Banggai tentang pengangkatan empat orang dalam jabatan Direksi Perumda Banggai masing-masing Direktur Utama, Direktur Teknik, Direktur Administrasi dan Keuangan serta Direktur Pelayanan, dari tahap awal proses penjaringan diasumsikan tidak sesuai dengan regulasi dan fakta integritas yang diimplementasikan oleh Tim Panitia Seleksi (Pansel).

Begitupun formasi empat figur yang dilantik dijabatan direksi dianggap tidak berbanding lurus dengan rujukan ketentuan yang ada terkait kuota pelanggan riil, yang dipakai sebagai parameter untuk menentukan jumlah direksi yang bakal ditetapkan. Tak ayal keputusan yang dilahirkan bupati perihal pelantikan empat Direksi Perumda Banggai dinilai telah menabrak norma ataupun ketentuan regulasi.

Sumber yang minta identitasnya dirahasiakan pada media online inovasinews.id belum lama ini berpendapat, seharusnya pasca terpilih dan dilantiknya rezim AT-FM (Bupati Ir. H. Amiruddin Tamoreka dan Wakil Bupati Drs. H. Furqanuddin Masulili, MM) banyak hal yang sifatnya lebih substantif ataupun krusial terkait pembenahan manajerial Perumda Banggai.

Dirinya masih pesimis, dengan dilantiknya empat direksi baru Perumda Banggai, segudang persoalan yang sudah bertahun-tahun lamanya dirasakan seluruh karyawan baik menyangkut kesejahteraan termasuk kualitas pelayanan akan lebih maksimal dicapai kedepan.

Sebab kondisi yang terjadi sejak lama, diduga masih saja ada hak-hak pesangon eks karyawan di perusahaan daerah ini yang kemungkinan belum diselesaikan secara tuntas. Belum lagi menyangkut gaji para karyawan di perusahaan ini yang tergolong relatif kecil, alokasi dana penyertaan modal setiap tahun anggaran yang tidak jelas dan transparan beberapa tahun terakhir, dan masih banyak lagi persoalan urgen lainnya.

Sederet persoalan di atas kiranya menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai dibawah kendali rezim AT-FM termasuk empat direksi yang baru dilantik, sehingga kedepannya Perumda Banggai bisa lebih baik lagi dari segi kesejahteraan karyawan maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat selaku pelanggan. *Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2019 © inovasinews.net | Newsphere by AF themes.