April 19, 2026

INOVASI NEWS

DPRD Morut Turun Gunung Selesaikan Sengketa Lahan

Morut, IN

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabuapaten Morowali Utara Provinsi Sulawesi Tengah dipimpin langsung Ketua DPRD Hj. Megawati Ambo Asa, S.Ip turun gunung meninjau lokasi kebun sawit yang bersengketa, Rabu (11 September) 2021 kemarin.

Inspeksi Ketua DPRD Morut di wilayah Desa Bunta Kecamatan Petasia Timur ini didampingi juga Anggota Komisi I H. Saryfudin dan Yanto Baoli.

Pada awak media online inovasinews.id saat dikonfirmasi, Ketua DPRD Morut mengungkapkan, dirinya bersama Anggota Komisi I harus turun gunung meninjau lokasi yang saat ini bersengketa guna mengumpulkan bukti-bukti agar bisa mendapatkan solusi untuk menyelesaikan persoalan rakyat. “Karena persoalan ini sudah bersentuhan langsung dengan rakyat kecil, maka selaku lembaga legislatif sebagai refresentasi rakyat hal ini merupakan tanggung jawab moral pihaknya,” tegas Ketua DPRD.

Terkait dengan persoalan ini dirinya selaku Ketua DPRD Morut bersama Anggota Komisi I, akan mencari solusi terbaik dengan konklusi final jelas tidak akan merugikan pihak manapun.

Sebab sebagai wakil rakyat, kami harus ada untuk rakyat ketika dibutuhkan. Jeritan, derita dan tangisan rakyat adalah tangisan kami juga sebagai untuk berjuang bersama rakyat.

Ditempat berbeda beberapa warga masyarakat yang tidak mau dipublikasikan namanya pada awak media ini berharap, DPRD Morut bisa segera mencarikan solusi terbaik untuk menyelesaikan sengketa lahan sawit antara masyarakat di Desa Bunta Kecamatan Petasia Timur dengan PT. ANA.

Karena dalam persoalan ini, masyarakat hanya sebatas menuntut hak kami sebagai pemilik lahan, yang secara yuridis legalitas formalnya telah didukung dengan adanya alas hak kepemilikan. “Kami selaku masyarakat mengakui memang pohon sawit statusnya milik perusahaan. Hanya saja logikanya, kalau tidak ada lahan yang disediakan oleh masyarakat tidak mungkin akan tumbuh dan berproduksi kelapa sawit,” tegas warga.

Masyarakat mengapresiasi kinerja Ketua DPRD Morut bersama Anggota Komisi I yang secara riil hadir ditengah-tengah rakyat jelata yang tengah tertindas oleh tindak-tanduk kaum kapitalis. Masyarakat Desa Bunta Kecamatan Petasia Timur sudah jenuh dan muak dengan persoalan ini karena sudah berlangsung sekitar sepuluh tahun lamanya tanpa ada solusi konkrit. *(Roby)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2019 © inovasinews.net | Newsphere by AF themes.