April 19, 2026

INOVASI NEWS

Retribusi Siluman Diduga Bergentayangan Di Pasar Simpong

Banggai, IN

Disaat target Pendapat Asli Daerah (PAD) terus digenjot kepada UPT Pasar Dinas Perdagangan Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah yang sedikitnya turut membawahi 16 pasar tradisonal lainnya, sinyalemen retribusi siluman hingga kini diduga masih terus bergentanyangan di sekitar lokasi Pasar Simpong Kecamatan Luwuk Selatan.

Berdasarkan data dan informasi valid yang berhasil dihimpun media online inovasinews.id di lapangan, menyebutkan sampai sekarang indikasi praktek penagihan retribusi ilegal kepada para pedagang lapak yang berjualan di sepanjang jalur jalan sekitaran eks kantor  UPT Pasar Simpong, termasuk di bahu jalan diseputaran tepi pantai belakang pasar masih saja terjadi.

Penagihan retribusi kepada para pedagang ini disinyalir terjadi setiap hari kepada para pedagang kecil yang mencari sesuap nasi di tengah kondisi sulit pandemic Covid-19. Praktek penagihan retribusi siluman ini diduga dilakukan oleh oknum-oknum tertentu yang legalitasnya tidak jelas.

Mirisnya lagi, di tengah target capaian PAD kepada UPT pasar yang setiap tahunnya mengalami kenaikan hingga mencapai Rp. 1 miliar lebih, masih saja ada oknum-oknum tertentu yang melakukan penagihan retribusi siluman yang tidak jelas peruntukkannya, apakah memang resmi di setor kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait ataukah hanya masuk kepada kantong pribadi para oknum di lapangan.

Kalangan publik meminta instansi terkait yang selama ini resmi melakukan penarikan retribusi di lokasi Pasar Simpong untuk bersinkronisasi dan berkoordinasi lintas sektoral terkait dugaan praktek retribusi siluman. Sebab selama ini para pedagang emperan yang hanya berjualan ikan dan rempah-rempah di atas bahu jalan, dampak dari retribusi siluman ini sangat memberatkan dengan keuntungan yang tidak seberapa diperoleh setiap harinya. *Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2019 © inovasinews.net | Newsphere by AF themes.