Aksi Demo Terhadap PT. KFM Tak Jelas Dan Mendasar
Banggai, IN
Pelaksana tugas (karateker) Kepala Desa Nanga-nangaon Kecamatan Bunta Kabupaten Banggai Nurhazani Here, AM.KL menilai aksi demonstrasi yang digelar hari ini di Kecamatan Bunta Kabupaten Banggai oleh elemen tertentu dinilai tidak jelas dan mendasar.
Pasalnya, permintaan ataupun tuntutan yang disampaikan terkait persoalan Amdal, dampak lingkungan, jamsostek dan perekrutan tenaga kerja masih prematur dan tidak memiliki dasar yang rasional.

Ibu Nur sapaan akrabnya lebih detail menjabarkan, jika para demonstran bicara masalah Amdal maka agenda tersebut bukanlah ranah pihak desa, kecamatan, ataupun kabupaten, akan tetapi merupakan domain provinsi dan pusat.
Begitupun jika isu yang sengaja digelindingkan mengenai dampak lingkungan yang dilakukan PT. Koninis Fajar Mandiri (KFM), hal itu jelas sangat irasional dan kontradiktif dengan realita yang terjadi sekarang ini di lapangan.
Sebab proses yang dilakukan PT. KFM sekarang ini di lima desa lingkar tambang baru sampai pada tahap pra produksi termasuk proses pembebasan lahan dan belum masuk pada kegiatan eksploitasi.
Masalah perekrutan tenaga kerja yang dilakukan PT. KFM di lima desa lingkar tambang selama ini selalu merata dan bijaksana. Termasuk bentuk perhatian serius yang selama ini dilakukan pihak perusahaan terkait bantuan kepada masyarakat jelang perayaan hari raya baik untuk kaum muslim maupun non muslim, dan berbagai bantuan terhadap fasilitas rumah ibadah lainnya.
Sebenarnya menurut kades, jika memang elemen tertentu ingin menyuarakan aspirasinya mengapa tidak dua atau tiga orang perwakilannya datang dan duduk bersama dengan pihak perusahaan. Dan bukan sebaliknya menggelar aksi demonstrasi dengan strategi menggerakan sejumlah warga disetiap desa lingkar tambang. *Tim
