April 19, 2026

INOVASI NEWS

Proses Mediasi Anggota Buser Polres Morut Bripka. Sarman Perlu Dijadikan Panutan

Morut, IN

Telah terjadi insiden kecil antara security PT. Agro Nusa Abadi (PT. ANA) dan salah seorang petani (Sainal,red) persis di depan pos security di Desa Bunta Kecamatan Petasia Timur Kabupaten Morowali Utara, terkait persoalan buah 10 janjang di blok 20, Jumat 15 Oktober 2021 kemarin.

Kepada awak media ini pemilik lahan “Sainal” dan “Laba” sapaan akrabnya, menceritakan kronologis insiden kecil yang terjadi antara petani bersama security PT. ANA. Awalnya, mobil yang bermuatan buah sawit miliknya yang dipanen dari blok 21 yang mana lokasi tersebut sering disebut blok bebas, dikarenakan lahan ini pemberian dari Pemerintah Desa Bunta dengan luasan 20 Ha.

Namun mobil yang berisikan buah sawit miliknya ditahan security persis berdekatan dengan pos jaga mereka dengan dasar alasan perusahaan kehilangan buah di blok 20 sebanyak 100 janjang.

Atas kejadian itu, saudara saya atas nama “Laba” bersama salah satu security pergi menemui Kepala Desa Bunta guna menyelesaikan persoalan buah sawit 100 janjang yang masih ditahan di pos penjagaan security. Alhasil Kades Bunta memberi saran kepada “Laba” dan utusan security, untuk kembali ke pos penjagaan dan masalah tersebut diatur saja secara baik-baik. Kadespun menyarankan agar buah sawit 100 jajang yang masih berada di atas mobil untuk diturunkan.

Meski saudara saya (Laba,red) sudah dari rumah Kades Bunta untuk meminta petunjuk dan arahan, namun mobil yang bermuatan buah sawit belum juga dilepaskan bahkan pihak PT. ANA telah melaporkan dirinya ke Polres Morut.

Dan ternyata yang datang menindak lanjut persoalan tersebut adalah anggota buser Polres Morut Bripka. Pol. Sarman dan dua anggota lainnya. Namun kedatangan Bripka. Sarman dan dua anggota buser lainnya menyelesaikan silang pendapat antara petani dan security PT. ANA dilakukan secara persuasif dan humanis sebagaimana program unggulan Kapolri.

Berkat mediasi dan sosialisasi yang dilakukan Bripka. Pol. Sarman membuahkan hasil dengan kesepakatan, dirinya menurunkan buah sawit 100 janjang dan mobil bisa melanjutkan kembali perjalanan. Petani merasa upaya penanganan yang diterapkan Bripka. Pol. Sarman dan dua anggota buser Polres Morut lainnya, perlu dijadikan contoh teladan sebagai pengayom masyarakat. *Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2019 © inovasinews.net | Newsphere by AF themes.