Prahara Pemberhentian Perangkat Dan Kader Posyandu Dondo Masih Berlanjut
Banggai, IN
Persoalan prahara dan ketidakpuasan terhadap pemberhentian perangkat dan kader posyandu Desa Dondo Kecamatan Balantak Selatan Kabupaten Banggai nampaknya masih terus berlanjut.
Menurut salah satu kader yang jadi korban pemberhentian pada wartawan Media Online inovasinews.id Rabu (15/1) 2015, awal pemerintahan Kades Dondo Risora Effendi, SH sempat mengangkat kader posyandu.
Akan tetapi setelah 1 tahun bekerja kader tersebut diberhentikan tanpa surat secara resmi dan diganti dengan orang lain yang masih ada hubungan kekerabatan dengan Kades Dondo.
Ada juga kader lainnya yang diberhentikan tanpa ada unsur klausul kesalahan yang jelas dan digantikan anak yang bersangkutan.
“Sepengetahuan dirinya sesuai pelatihan yang mereka dapatkan, masa kerja kader bukanlah 1 tahun,” ujar sumber.
Aksi pemberhentian sepihak bukan hanya dilakukan kepada dua kader posyandu akan tetapi juga diduga dilakukan terhadap perangkat/aparat desa Kaur Kesra dan Kaur Pembangunan. Alasan pemberhentian Kaur Kesra menurut informasi hanya karena tidak bertanggung jawab bila ada perselisihan/keributan yang terjadi di Desa Dondo.
Warga merasa tidak puas atas pemberhentian itu dan meminta mediasi dengan Kades Dondo melalui Camat Balantak Selatan, tetapi karena kades tidak menghadiri maka masalah tersebut belum terselesaikan dengan baik sampai saat ini.
Hingga berita ini dipublikasi, Camat Balantak Selatan dan Kades Dondo belum berhasil ditemui guna mengkonfirmasi persoalan tersebut. *Amin
