April 21, 2026

INOVASI NEWS

Soal Penempatan Pasar Pagimana, Natalia : Disperindag Sudah Diskusi Keinginan Pedagang

Banggai, IN

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Banggai Drs. Natalia Patolemba, M.Si mengaku pihaknya sudah melakukan upaya diskusi dan duduk bersama para pedagang terkait los Pasar Pagimana yang sudah lama tidak ditempati lagi.

Dari hasil diskusi tersebut, terkuak persoalan utama mengapa para pedagang masih enggan untuk menempati los pasar baru Pagimana disebabkan tidak sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan, karena tempatnya terlalu kecil dan diminta untuk dilakukan renovasi diperluas atau diperlebar.

Di tahun 2024 kemarin Dinas Perindag sudah melakukan mapping dengan pihak pedagang, dan hasilnya los tempat berjual para pedagang terlalu kecil tidak sesuai dengan budaya dan kultur barang yang diperdagangkan.

Karena waktu Pasar Pagimana dibangun prototype ataupun desain konstruksinya mengikuti model bangunan yang ada di pulau Jawa dengan ukuran los yang tergolong kecil. Kalau di pulau Jawa mungkin bisa, tetapi tidak cocok dengan pedagang kita yang rata-rata bertempat tinggal jauh sehingga tempat jualan menjadi multi fungsi, ujar kadis pada wartawan Media Online inovasinews.id di ruang kerjanya Kamis (16/1) 2025.

Pada prinsipnya lanjut kadis, Disperindag Banggai siap untuk merubah bentuk bangunan sesuai keinginan pedagang tetapi dilihat dulu status kepemilikan asset. Karena pelaksana pembangunan awal Pasar Pagimana ditangani oleh pusat, maka dinas tidak bisa merubah begitu saja akan tetapi harus ada izinnya terlebih dahulu.

Maka hal tersebut diupayakan proses agar kembali ke daerah dulu baru bisa dirubah bentuk bangunannya dan sudah diterima suratnya bulan Nopember 2024 lalu.

“Nanti kita rapatkan kembali dengan para pedagang dan dibuatkan perjanjian kalau tempatnya harus diisi atau ditempati berjualan,” ujar kadis. *Amin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2019 © inovasinews.net | Newsphere by AF themes.