April 22, 2026

INOVASI NEWS

Pemdes Mulya Sari Gedor Program Fisik Finish Akhir Desember 2025

Banggai-Sulteng, inovasinews.id

Alhamdulillah sampai hari ini kalau terkait dengan pelimpahan kewenangan dari Bupati Banggai kepada Camat khusus di Toili Jaya, masalah program pemberdayaan bisa dikatakan sudah 100 persen, tinggal tahapan melengkapi berbagai persyaratan dokumen administrasi.

Sedangkan untuk kegiatan fisik progresnya diestimasi sudah mencapai  diangka 70 sampai 80 persen.

Perkembangan berbagai program ini disampaikan Kepala Desa Mulya Sari Kecamatan Toili Jaya I Nyoman Lantre, saat diinterview awak Media Online inovasinews.id, Selasa (23/12) 2025 di ruang kerjanya.

Lebih jauh kades menjelaskan, pihaknya habis perayaan Natalan akan mengejar target sebelum akhir tahun beberapa kegiatan fisik yang akan dirampungkan 100 persen.

Beberapa kegiatan fisik tersebut antara lain, pekerjaan bedah rumah, MCK, jalan desa, jalan usaha tani, di mana ada yang sudah selesai dan ada yang sementara berproses.

“Kalau jalan usaha tani di kelompok Nusa Indah sudah selesai. Saat ini dirinya selaku kades masih memonitoring pekerjaan para tukang, terkait penyelesaian WC dan bedah rumah yang persentasenya sudah mencapai 70-80 persen, diperkirakan paling lambat 30 Desember 2025 sudah rampung,” ujar kades.

Pada kesempatan ini, atas nama masyarakat dan Pemerintah Desa Mulya Sari mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Banggai Ir. H. Amirudin Tamoreka, SP, MP, MM, AIFO, yang sudah membuat sebuah inovasi kebijakan melalui program pelimpahan kewenangan, yang seharusnya dihandel oleh bupati namun dimandatkan kepada tingkat kecamatan.

Ucapan yang sama juga dihaturkan buat Camat Toili Jaya yang sudah menerima pelimpahan dan bisa mengelola program-program kerakyatan.

Kades berharap program pelimpahan kewenangan kecamatan seperti ini tidak hanya berakhir di 2025, akan tetapi bisa terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya karena memberikan manfaat yang begitu besar terhadap masyarakat.

Baik kepada para petani dan organisasi-organisasi kemasyarakatan, juga tersalur berbagai bantuan pada tahun 2024 lalu berupa baju keagamaan di kalangan majelis taklim muslim, nasrani dan PHDI bagi kaum Hindu.

Apalagi dengan adanya kebijakan pemerintah pusat terkait pemangkasan anggaran, kemungkinan mulai tahun depan sudah tidak bisa lagi berharap banyak dari alokasi dana desa/DD

Namun, apapun kebijakan yang sudah diatur oleh pemerintah pusat selaku kepala desa tentu harus tetap bersyukur, sebatas mana anggaran yang diberikan bisa diimplementasikan kepada masyarakat yang dalam kategori sangat membutuhkan.

Disinggung mengenai progres koperasi desa merah putih Kades I Nyoman Lantre menambahkan, pada prinsipnya Kopdes Merah Putih di desa ini dari segi kepengurusan sudah terbentuk termasuk legalitasnya sudah ada.

Yang menjadi kendala hingga saat ini adalah persoalan kesiapan lahan untuk pembangunan koperasi merah putih. Dan khusus di Kecamatan Toili Jaya bukan hanya di Desa Mulya Sari akan tetapi kondisi yang sama juga terjadi dibeberapa desa lainnya.

Kades berharap kepada Bupati Banggai, jikalau ada aset pemda yang belum digunakan ditingkat desa, kiranya dapat meminjamkan kepada setiap desa untuk digunakan sebagai fasilitas kantor maupun gerai/gudang koperasi. *Gilang/Pandi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2019 © inovasinews.net | Newsphere by AF themes.