MTS Al-Khairaat Luwuk Butuh Mobiler dan Perbaikan Instalasi Listrik
Banggai-Sulteng, inovasinews.id
Kepala Sekolah MTS Al-Khairaat Luwuk Kabupaten Banggai Patrianti, S.Pd mengungkapkan bahwa, sekolahnya masih menghadapi berbagai keterbatasan sarana prasarana, terutama kebutuhan mobiler dan buku pelajaran.
Ditemui wartawan Media Online inovasinews.id, Selasa (18/11) 2025 di ruang kerjanya, Kepsek Patrianti mengatakan, kebutuhan paling mendesak adalah kursi, meja, lemari, serta buku pelajaran.

Dari total 145 siswa, ruang belajar yang tersedia hanya enam rombongan belajar (rombel). Meski rombel dianggap cukup, fasilitas pendukung seperti tempat duduk sebagian besar sudah rusak.
“Kita butuh hampir lebih dari setengah jumlah kursi. Dalam proposal kemarin, kita usulkan sekitar 80 unit kursi, meja, dan lemari, termasuk meja guru,” ujar kepsek.
Selain mobiler, MTS Al-Khairaat Luwuk juga memerlukan perbaikan instalasi listrik, karena kondisi kabel dan jaringan yang sudah tidak layak pakai. “Sudah beberapa kali terbakar. Instalasi listrik ini memang sudah tidak bisa lagi,” jelasnya.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pihak sekolah telah mengajukan proposal bantuan baik ke daerah maupun Kementerian Agama. Namun hingga kini, belum ada bantuan resmi yang terealisasi, termasuk untuk program tahun 2025.
Beberapa waktu lalu sempat ada kunjungan dari pihak konsultan yang memberikan harapan terkait peluang bantuan. Namun demikian, diperkirakan anggaran yang mungkin terealisasi bersifat ringan dengan kisaran tertentu yang belum dapat dipastikan.
“Kalau memang hanya bantuan ringan pun, Alhamdulillah. Sekolah swasta seperti kami memang sangat jarang tersentuh bantuan sehingga harus berusaha mencari donatur sendiri,” tambahnya.
Saat ini MTS Al-Khairaat Luwuk memiliki 15 tenaga pengajar dan terus melakukan upaya mandiri untuk memenuhi kebutuhan mendesak sekolah, termasuk menjalin komunikasi dengan donatur serta mengikuti permintaan data dari kementerian.
Sekolah berharap pada tahun 2025 ada titik terang terkait pengajuan yang telah dilakukan, agar proses belajar mengajar dapat berjalan lebih nyaman dan aman bagi para siswa. *Rahmat
