Progres BUMDes Ayam Petelur Beringin Jaya Capai 30 Persen
Banggai-Sulteng, inovasinews.id
Pemerintah Desa Beringin Jaya, Kecamatan Simpang Raya, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah, terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai upaya meningkatkan ekonomi masyarakat.

Tahun 2025 ini, BUMDes Beringin Jaya tengah menggarap program peternakan ayam petelur yang kini telah mencapai progres pembangunan sekitar 30 persen.
Kepala Desa Beringin Jaya Joko Buntarno menyampaikan bahwa setelah dilakukan laporan dan rapat bersama pengurus BUMDes, telah disepakati untuk melanjutkan tahap realisasi program berdasarkan hasil uji kelayakan yang sebelumnya telah dilaksanakan.
“Bangunan induk untuk kandang ayam petelur sudah jadi, tinggal penyusunan tempat ayamnya,” ujar Kades pada wartawan Media Online inovasinews.id, Kamis (13/11) 2025 di kantornya.
Menurut Joko, tempat ayam sementara dibuat dari bahan bambu. Hal ini dipilih untuk mengefisienkan anggaran, mengingat ayam yang dibeli rata-rata masih berusia muda sekitar Rp. 5.000,-/ ekor dan belum siap produksi. Penggunaan bambu juga memberikan nilai tambah karena melibatkan tenaga kerja masyarakat sekitar.
“Bahan bambu dipilih agar lebih hemat dan sekaligus membuka peluang kerja bagi warga di sekitar lokasi proyek,” tambahnya.
Selain itu, sisa anggaran yang dihemat akan dialokasikan untuk kebutuhan pakan ayam selama beberapa bulan ke depan. Lokasi kandang ditempatkan di Dusun I, cukup jauh dari pemukiman warga agar tidak menimbulkan gangguan bau.
Pengelolaan teknis peternakan nantinya akan diatur langsung oleh pihak BUMDes, dengan pembagian tugas yang mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) BUMDes.
Harapan Pemerintah Desa Beringin Jaya melalui dirinya selaku Kades, pengurus BUMDes memiliki semangat kewirausahaan tinggi dalam mengembangkan unit usaha ini.
“Kami berharap BUMDes terus berinovasi dan memanfaatkan anggaran desa dengan baik untuk pengembangan usaha dan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Program peternakan ayam petelur ini merupakan bagian dari kegiatan yang dibiayai oleh Dana Desa tahun 2025, dengan total anggaran sekitar Rp. 200 juta, dari total Rp. 1 miliar Dana Desa yang dialokasikan tahun ini. *Syarif
