SD Inpres 2 Kelurahan Baru Usulkan Pembangunan dan Pemulihan Pasca Kebakaran
Banggai-Sulteng, inovasinews.id
SD Inpres 2 Kelurahan Baru, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, telah mengajukan sejumlah proposal pembangunan infrastruktur pendidikan menyusul kondisi darurat pasca musibah kebakaran yang menimpa sekolah tersebut beberapa waktu lalu.
Nilawati Hatta, S.Pd.SD yang saat ini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Sekolah menuturkan, sebelum terjadinya kebakaran, pihak sekolah telah mengajukan proposal untuk perbaikan lapangan dan halaman sekolah, serta pembangunan pagar. Namun setelah kebakaran terjadi, sekolah kembali mengajukan proposal tambahan untuk pembangunan ruang belajar (rombel) yang rusak.

“Yang diajukan dalam proposal itu mencakup tiga ruang belajar dan satu gudang,” jelasnya.
Kepsek menambahkan, proposal tersebut sudah masuk dalam daftar program dan saat ini masih dalam proses, dengan harapan bisa terealisasi pada tahun 2025.
Selain pembangunan fisik, SD Inpres 2 Kelurahan Baru juga menerima bantuan berupa satu unit smartphone pada tahun ini. Meski begitu, masih banyak kebutuhan mendesak lainnya yang perlu mendapat perhatian.
“Yang paling dibutuhkan sekarang itu kursi dan meja kurang lebih 80 set, karena tiga ruangan terbakar kelas 6, 5A, dan 5B,” ujarnya.
Terkait tenaga pengajar, saat ini sekolah memiliki 14 guru, terdiri dari 4 orang PNS dan beberapa guru P3K yang diangkat secara bertahap sejak tahun 2022 hingga 2024.
Untuk peserta didik, terdapat sekitar 80 siswa penerima Program Indonesia Pintar (PIP) yang masih dalam proses usulan dan pendataan.
“Data terakhir menunjukkan ada sekitar delapan puluhan siswa yang diusulkan penerima PIP tahun ini,” tutup kepsek.
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan dari berbagai pihak, pihak sekolah berharap upaya pemulihan dan pembangunan kembali SD Inpres 2 Kelurahan Baru dapat berjalan lancar demi kenyamanan dan kelangsungan proses belajar mengajar. *Rahmat
