April 22, 2026

INOVASI NEWS

BUMDes Bolobungkang Aktif Kembali, Kelola Dana Ketapang Untuk Usaha Pertanian Jagung

Banggai-Sulteng, inovasinews.id

Pemerintah Desa Bolobungkang Kecamatan Nuhon Kabupaten Banggai resmi mengaktifkan kembali Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setelah sempat mengalami kendala dalam kepengurusan.

Kini, BUMDes telah memiliki struktur organisasi yang lengkap dan siap mengelola dana ketahanan pangan sebesar Rp. 153 juta yang dialihkan dari Dana Desa (DD) tahun 2025.

Kepala Desa Isdal Sahibo, SH, saat diinterview wartawan Media Online inovasinews.id, Rabu (5/11) 2025 di ruang kerjanya  mengatakan, sebelumnya BUMDes tidak berjalan optimal karena ada pengurus yang mengundurkan diri sehingga kepengurusan belum lengkap.

Namun, melalui musyawarah desa dan pembentukan ulang struktur, kini seluruh perangkat BUMDes sudah terbentuk mulai dari ketua, sekretaris, hingga bendahara yang mewakili tiga dusun di desa tersebut.

“Alhamdulillah, kepengurusan BUMDes sudah lengkap. Hari ini mereka sedang membuka rekening di Bank Sulteng sebagai syarat pencairan dana 20 persen ketahanan pangan,” ujar kades.

Selain pembenahan kepengurusan, Pemerintah Desa juga telah menyerahkan sejumlah aset kepada BUMDes, seperti tenda besi, mesin traflas, dan fasilitas air bersih yang berfungsi di dua dusun. Aset-aset tersebut kini berada di bawah pengelolaan BUMDes untuk mendukung kegiatan ekonomi desa.

Dana sebesar Rp. 153 juta itu akan menjadi modal usaha BUMDes dalam bidang pertanian jagung. Pemerintah Desa bersama pengurus BUMDes telah menyiapkan lahan seluas lima hektare yang akan dikelola secara kontrak pinjam pakai.

“Sebagian lahan itu pinjam pakai dari warga, sekitar lima hektare. Setelah dana masuk ke rekening BUMDes, baru akan dilanjutkan dengan penyusunan ADRT dan pendaftaran ke Kementerian Hukum dan HAM,” jelas kades.

Kades Isdal juga menegaskan bahwa BUMDes Bolobungkang telah terdaftar di Kementerian Desa sejak satu minggu lalu. Setelah proses pembukaan rekening dan pendaftaran hukum rampung, BUMDes akan mulai beroperasi penuh pada bulan November 2025.

“Walaupun sudah di akhir tahun, tetap kita jalankan program ini. Untuk tahun berikutnya, kita akan sesuaikan dengan regulasi baru apakah 20 persen ketahanan pangan masih bisa dikelola oleh BUMDes,” tambahnya.

Dengan aktifnya kembali BUMDes, diharapkan ekonomi Desa Bolobungkang semakin berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan dana desa yang transparan dan produktif. *Syarif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2019 © inovasinews.net | Newsphere by AF themes.