Muhammadiyah dan Aisyah Cabang Simpang Raya Ikuti Pengajian Sambut Tahun Baru 1 MUHARAM
Banggai, IN
Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 Hijriyah, Muhammadiyah Dan Aisyah Kecamatan Simpang Raya Kabupaten Banggai menggelar kegiatan pengajian yang diselenggarakan di Masjid Al- fajr (19/07).
Kegiatan pengajian dibawakan oleh penceramah ustadz KH. Muhammad Muadz, Lc., M.HI, dan dihadiri oleh pengurus Muhammadiyah dan Aisyiyah Cabang Bunta dan para jamaah masjid.
Kegiatan pengajian ini mengusung tema : “Keutamaan bulan Muharram.” Bulan Muharram ini salah satu bulan bulan yang dalam kalender Hijriyah sebenarnya sudah ada sejak zaman dahulu.
Bulan Muharram juga ini 1 dari 4 bulan yang dimuliakan yaitu dzulqadah, dzulhijjah, muharam, dan rajab. Harram artinya kehormatan, harram juga ini sesuatu yang tidak bisa didekati seperti tidak baik atau tidak bersih.
Keutamaan bulan Muharram fungsinya adalah tidak boleh berperang tidak boleh saling membantah. Didalam bulan Muharram keistimewaan tidak boleh berperang, dan ini tradisi sudah ada sejak zaman jahiliah.
Dalam surah At-Taubah Inna ‘iddatasy-syuhụri ‘indallāhiṡnā asyara syahran fī kitābillāhi yauma khalaqas-samāwāti wal-arḍa min-hā arba’atun ḥurum, żālikad-dīnul-qayyimu fa lā taẓlimụ fīhinna anfusakum wa qātilul-musyrikīna kāffatang kamā yuqātilụnakum kāffah, wa’lamū annallāha ma’al-muttaqīn.
Artinya : Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, diantaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya.
Dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.
Dalam ajaran Islam di dalam bulan Muharram diwajibkan berpuasa pada
puasa di bulan Muharram, khususnya pada tanggal 9 dan 10, sangat dianjurkan dalam Islam. Puasa ini dikenal sebagai puasa Tasu’a (tanggal 9) dan Asyura (tanggal 10).
Pengajian berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan. Para peserta mendapatkan siraman rohani dari penceramah yang memberikan pesan-pesan tentang keistimewaan bulan Muharram yang berjalan sangat tenang dan damai. *(Nasrullah)
