Juni 13, 2026

INOVASI NEWS

Irwanto Kulap : Memilih Calon Pemimpin Jangan Pakai Terminologi Layanan SPBU

Banggai, IN

Dihadapan ratusan simpatisan dan masyarakat Desa Toima Kecamatan Bunta Kamis (31/10/2024), Aleg Partai Golkar Irwanto Kulap disaat orasi kampanye mengutarakan sederet alasan mengapa 7 partai koalisi masih tetap merekomendir pasangan calon AT-FM (Ir. H. Amirudin Tamoreka, MM, AIFO dan Drs. H. Furqanuddin, MM), diusung kembali maju sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Banggai periode 2024-2029.

Alasan pertama, paslon AT-FM selama tiga tahun lebih memimpin di periode pertama dinilai telah berhasil membawa langkah-langkah pembangunan disegala sektor yang begitu masif termasuk di wilayah timur Kecamatan Bunta.

Di orasi yang mengebu-gebu, Irwanto menceritakan secara eksplisit pengalaman yang ia alami di empat periode (hampir 20 tahun) terpilih dan menjadi anggota DPRD Kabupaten Banggai.

“Beberapa bupati saya sudah lewati termasuk bupati hari ini. Saya melihat lajunya pembangunan  di Kabupaten Banggai di zaman pemerintahan AT-FM. Mengapa hal ini terjadi, karena di kepemimpinan AT-FM mampu mendatangkan uang yang begitu besar yang sudah beredar di masyarakat sekitar Rp. 3,2 triliun. Saya mengilustrasikan kalau toko modalnya banyak maka sudah barang tentu isinyapun akan banyak. Sebaliknya, jika modal kecil maka secara otomatis isinya akan sedikit,” ujar Irwanto.

Logikanya ketika angka statistik APBD Kabupaten Banggai terus merangkak naik, jelas akan berimplikasi seluruh usulan yang diajukan dari setiap wilayah desa dan kecamatan bakal terealisasi dengan mudah.

Seperti di Desa Toima ketika hari ini meminta usulan pembangunan talud langsung disikapi oleh pemerintahan AT-FM. Begitupun dengan pengerjaan jalan kantong produksi, pembangunan jembatan di Desa Nanga-nangaon yang menelan anggaran miliaran rupiah langsung dijawab

Sederet keberhasilan pembangunan tersebut merupakan bukti nyata bahwa rezim AT-FM merupakan kombinasi duet pasangan pemimpin yang benar-benar peduli dan empati terhadap seluruh masyarakat di Dapil II, termasuk seluruh desa di wilayah timur Kecamatan Bunta.

Kalau hari ini ada pasangan calon datang di masyarakat mengatakan jika nantinya mereka terpilih akan membangun jalan usaha tani, jalan kantong produksi dan jembatan, kesemuanya itu baru sebatas janji ataupun wacana. Lain halnya dengan pasangan AT-FM yang benar-benar sudah memberikan bukti dan bukan sebatas janji belaka.

Hari inipun ketika ada masyarakat datang berobat di puskesmas dan rumah sakit tidak ada lagi yang dimintakan biaya, karena di rezim AT-FM janji kesehatan gratis implementasinya benar-benar dilaksanakan sebagai bentuk dedikasi dan kepedulian besar terhadap seluruh masyarakat.

Malah kondisi yang berbeda justru ditunjukan oleh pasangan calon lainnya yang meminta agar masyarakat Kabupaten Banggai jangan sakit, karena iuran/premi BPJS akan dikurangi. Kalau iuran BPJS dikurangi, maka ketika masyarakat datang berobat jelas tidak lagi dilayani secara gratis.

Diakhir orasinya Irwanto menghimbau seluruh relawan, simpatisan dan masyarakat di bagian timur Kecamatan Bunta untuk tidak meninggalkan dan terus bersama paslon AT-FM. Karena pasangan ini adalah pemimpin yang sudah benar-benar terbukti memberikan yang terbaik bagi seluruh masyarakat di daerah ini.

“Memilih calon pemimpin jangan memakai terminologi depot SPBU. Mengapa demikian, karena ketika kendaraan mengisi bahan bakar, petugasnya pasti akan menyampaikan kondisi nozel kembali diangka nol, begitu seterusnya setiap melayani kendaraan. Kalau kondisi ini terjadi maka yang merugi jelas seluruh masyarakat,” tutur Irwanto. *Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2019 © inovasinews.net | Newsphere by AF themes.