Simpul Kemacetan Kota Luwuk Makin Bertambah, Cabup Kedepan Bisa Beri Solusi
Banggai, IN
Sampai di bulan Juli 2024, simpul-simpul titik kemacetan di dalam kota Luwuk Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah terlihat makin bertambah, dan memantik berbagai aspirasi dari para penggendara kendaraan bermotor.
Para penggendara berharap masalah ini kedepan bisa menjadi pekerjaan rumah bagi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Banggai terpilih.
Kedepannya kelancaran arus lalu lintas di dalam kota Luwuk dan sekitarnya, bisa dicarikan road map atau strategi permanen agar bisa mengurai tingkat kemacetan kendaraan bermotor di daerah ini.
Hingga kini bisa disaksikan langsung beberapa titik simpul kemacetan yang hampir terjadi setiap harinya di dalam Kota Luwuk. Kalau sebelumnya hanya di sekitar area KM 1 sering terjadi kemacetan, sekarang ini radius kemacetan sudah terjadi mulai dari KM 3 sampai dengan ujung KM 1 Kelurahan Bungin.
Selebihnya mulai dari kompleks pertokoan sampai dengan pos penjagaan polisi di seputaran Maleo. Ditambah lagi ada perubahan durasi traffic light di seputaran Karaton, antrian kemacetan terlihat sudah sering mengular panjang ratusan meter sampai di depan kantor PLN Cabang Luwuk.
Termasuk di jalan Urip Sumoharjo atau tepat di depan kantor Sentral Sulawesi Kelurahan Jole sampai di ujung KM 5 Kelurahan Maahas Kecamatan Luwuk Selatan, intensitas kendaraan bermotor setiap harinya terlihat sering padat merayap.
Kondisi ini mulai terjadi, kemungkinan karena tidak berbanding terbalik antara jumlah kendaraan bermotor yang setiap tahun terus bertambah baik roda dua, empat dan kendaraan besar lainnya, dengan ketersediaan sarana prasarana jalan yang tahun berganti tahun hanya itu saja yang tersedia. *Tim
