Juni 4, 2026

INOVASI NEWS

Mungkin Dianggap Remeh, Caleg Silfana Salatun Terlahir Dari Penderitaan Rakyat

Banggai, IN

Mungkin kredibilitas dan kapabilitas Calon Legislatif DPRD Provinsi Sulawesi Tengah asal Daerah Pemilihan (Dapil IV) Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan dan Banggai Laut, Silfana Salatun, bagi kalangan tertentu dinilai sepele atau hanya dilihat dengan sebelah mata.

Tapi oleh kalangan grass root/masyarakat akar rumput, sosok Caleg Silfana Salatun sudah berpuluh-puluh tahun lamanya dikenal elektabilitasnya sebagai reinkarnasi sosok aktivis yang terlahir dari penderitaan masyarakat kecil.

Sudah puluhan tahun Direktris/pemilik Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Suara Perempuan Indonesia Timur ini hijrah dari Kabupaten Banggai yang nota bene merupakan tanah kelahirannya, untuk menguji keberuntungan di Palu ibukota Provinsi Sulawesi Tengah.

Sejak awal berdomisili di Palu, Caleg gender DPRD Provinsi Sulawesi Tengah asal Partai Amanat Nasional (PAN) dengan nomor urut (5), meski jatuh-bangun namun dirinya tetap konsisten tanpa memilih waktu, tempat dan orang kecil yang akan dibantunya.

Tak heran sudah puluhan tahun, mungkin sudah tidak bisa terhitung lagi berapa banyak masyarakat miskin dan marginal yang sudah dibantu masalah mereka dengan substansi perkara yang berbeda-beda.

Dan kasus rakyat kecil dan miskin tersebut, terjadi hampir disemua kabupaten yang ada di wilayah administratif Sulawesi Tengah, termasuk di provinsi tetangga.

Sehingganya mungkin bagi kalangan tertentu menganggap remeh dan hanya memandang dengan sebelah mata, majunya Caleg Silfana Salatun bertarung dikontestasi Pileg DPRD Provinsi Sulteng bulan Febrauri 2024 mendatang.

Namun bagi segmen masyarakat kecil, miskin dan marginal, sosok karakter Caleg Silfana Salatun dianggap sebagai duta emansipasi perempuan yang sudah begitu banyak andilnya dalam membantu persoalan rakyat sampai di pelosok desa terpencil.

Oleh karena itu, jika Caleg Silfana Salatun diberikan kesempatan dan kepercayaan di Pemilihan Legislatif DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Februari 2024 mendatang, maka masyarakat jelas tidak akan menyesal dengan sikap dan keputusannya.

Karena memang caleg Silfana Salatun, meski dari segi ekonomi dan kehidupan bukan berasal dari kalangan atas dan borjuis, akan tetapi yang bersangkutan terlahir dari kalangan masyarakat bawah yang sudah sangat mengerti dengan dinamika berbagai persoalan penderitaan masyarakat di era transformasi digital seperti sekarang ini. *Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2019 © inovasinews.net | Newsphere by AF themes.