Juli 29, 2026

INOVASI NEWS

Periode Pertama, Kades Kembang Mertha Sudah Torehkan Berbagai Program Spektakuler

Banggai, IN

Memasuki berakhirnya masa jabatan di periode pertama tahun 2022 ini, Kades Kembang Mertha Kecamatan Masama Kabupaten Banggai I Nyoman Mustika telah menorehkan berbagai program spektakuler yang asas manfaatnya sudah banyak dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pada wartawan Media Online inovasinews.id rabu kemarin di kediaman pribadinya kades menjelaskan, sejak menjabat sebagai Kades Kembang Mertha di periode pertama yang dilantik dan menjalankan tugas di 2016 akhir, program pembangunan fisik yang sudah selesai dikerjakan antara lain, penataan desa, pembangunan talud dan pengerjaan tanggul di Dusun 3 yang dikerjakan tiga tahun berturut-turut.

Khusus mengenai pengerjaan tanggul karena lokasinya tepat berada di pemukiman warga, dimana setiap tahunnya sungai Saleabon sering meluap hingga ke rumah-rumah warga, sehingganya pengerjaan tanggul perlu dioptimalisasi sampai tiga tahun berturut-turut.

Progres volume pengerjaan tanggul yang sudah selesai dikerjakan selama tiga tahun berturut-turut kurang lebih 140 meter, dan saat ini dampak luapan air sungai Saleabon sudah tidak lagi meluap dan mengenangi perumahan warga.

Untuk pembangunan fasilitas riol yang menjadi kewenangan desa menurut kades, alhamdullilah hingga di tahun 2022 ini hampir selesai yang direalisasi secara proporsional di tiga dusun.

Konsep pembangunan yang selama ini beliau terapkan sejak menjadi kades di tahun 2016 akhir sifatnya selalu menerapkan asas pemerataan dari segi nominal finansial, sehingga pembangunan bisa dirasakan secara merata kepada kurang lebih 257 kepala keluarga di Desa Kembang Mertha.

Di tahun 2020 kemarin, dirinya selaku kades sempat mencoba program padat karya murni yang sempat mendapat antusias yang begitu besar dari kalangan masyarakat.

Implementasi program padat karya murni yang telah dilakukan fisiknya berupa penimbunan dan pengerasan jalan desa, yang sebelumnya sering becek disaat musim penghujan tiba.

“Teknis program padat karya yang telah dilakukan di Desa Kembang Mertha pada tahun 2020 kemarin, syaratnya dibuatkan pernyataan di atas materai dimana masyarakat bersedia melaksanakan kegiatan yang sudah dianggarkan. Tim lapangan yang melaksanakan penimbunan jalan tidak menggunakan sistem hampar akan tetapi perhitungannya menggunakan kubikasi material setiap jarak dua meter,” pungkas kades.

Selain itu, sudah ada permintaan dari masyarakat terkait peningkatan jalan dibeberapa lorong desa, hanya saja karena usulan tersebut belum termasuk skala prioritas karena fasilitas tersebut jarang digunakan sehingga masih perlu dilakukan kajian mendalam.

Program fisik lainnya juga yang sudah selesai dilaksanakan adalah pembuatan tower air bersih (Tandon), bangunan TK PAUD, Poskesdes, dan bantuan langsung yang sifatnya pemberdayaan.

Untuk bantuan di bidang pemberdayaan yang sudah dikucurkan dan mengacu pada kebutuhan masyarakat diantaranya, fasilitas mesin semprot dispray sebanyak 183 unit. Bantuan pemberdayaan perempuan melalui alat pembuatan kue beserta bahannya, yang sampai sekarang masih tetap jalan di tiga dusun.

Dan bantuan hewan ternak babi yang dianggarkan selama dua tahun berturut-turut 2017 sampai dengan 2018, dimana setiap kepala keluarga mendapat satu ekor hewan ternak yang sampai sekarang sudah berkembang biak. *Aminullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2019 © inovasinews.net | Newsphere by AF themes.