April 19, 2026

INOVASI NEWS

Penanganan Covid-19 Di Resarna Terkesan Amburadul, Instruksi Pemda Dinilai Kamuflase

Banggai, IN

Sejumlah tokoh masyarakat Desa Resarna Kecamatan Balantak Selatan Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah, mengaku geram dan kecewa berat dengan bentuk responsif penanganan sekaligus pengawasan terhadap jumlah statistik kasus Covid-19 yang terjadi di desa ini.

Warga menilai bentuk penanganan kasus Covid-19 di Desa Resarna terkesan amburadul meski sudah ada sejumlah butir hasil kesepakatan rapat tim satgas kabupaten bersama Bupati Banggai tentang pemberlakuan PPKM level 4, yang dinilai hanya sebatas aturan kamuflase di atas kertas.

Munculnya penilaian keras tersebut menurut sumber dipercaya, dalam beberapa pekan terakhir, sejak enam orang warga yang sebelumnya berdasarkan hasil pemeriksaan swab antigen diduga terkonfirmasi Covid-19, dianjurkan untuk melakukan Isolasi Mandiri (Isoman) di salah satu fasilitas publik milik pemerintah Desa Resarna.

Tragisnya sesuai pengamatan warga di lapangan, baru sekitar tiga hari melakukan isoman, enam orang warga yang diduga terpapar sebelumnya, sudah hilir-mudik membaur dengan leluasa bersama warga lainnya tanpa ada pengawasan ketat dari tim satgas Covid-19 baik ditingkat desa maupun kecamatan.

Tak ayal berdasarkan hasil swab antigen susulan yang dilakukan Satgas Covid-19 tingkat Kecamatan Balantak Selatan Rabu (11/8) kemarin, diduga dua orang warga lainnya dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Itupun kedua korban yang diduga baru dinyatakan positif terpapar Covid-19 rabu kemarin diantaranya, berinisial “IG” (26) dan “PG” (16), realita konkrit di lapangan hanya menjalani isoman di rumah masing-masing, yang sudah barang tentu tergabung dengan anggota keluarga lainnya yang belum terpapar.

Para tokoh masyarakat tidak memahami bagaimana bentuk perhatian dan keseriusan pihak Pemerintah Desa Resarna maupun pemerintah Kecamatan Balantak Selatan untuk memerangi penyebaran virus Covid-19 khususnya di Desa Resarna dan pada umumnya di Kecamatan Balantak Selatan.

Hingga berita ini dirilis, para pihak terkait belum berhasil dihubungi guna mengklarifikasi kondisi penanganan Covid-19 yang dikesankan amburadul. *Edy Irwanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2019 © inovasinews.net | Newsphere by AF themes.