April 19, 2026

INOVASI NEWS

Belum Tersedia WC dan Kamar Mandi, Wisata Ulin Perlu Sentuhan Pemerintah

Banggai, IN

Gebrakan dan terobosan yang dilakukan Hendry V. Mambuhu, S.Pd salah satu tokoh masyarakat Desa Pondan Kecamatan Mantoh Kabupaten Banggai perlu mendapat apresiasi dan dijadikan contoh bagi kalangan publik lainnya di daerah ini.

Betapa tidak, ditengah ekonomi lesu akibat pandemi Covid-19 yang terjadi kurun waktu dua tahun terakhir, beliau tak patah arang untuk berkreasi menciptakan inovasi tempat wisata guna mendongkrak ekonomi sehari-harinya.

Terhitung sudah berjalan sekitar 1 tahun 3 bulan lamanya, beliau terus merintis dan menyelesaikan obyek wisata milik pribadinya yang diberi nama “Tempat Wisata Hutan Pantai Ulin”. Hingga di bulan Oktober 2021 ini, budget pembuatan obyek wisata yang berdiri di atas lahan milik pribadi dengan luas kurang lebih 5 Ha telah menghabiskan biaya Rp. 50.000.000.00,-.

Namun demikian menurut Hendry saat diwawancarai media online inovasinews.id belum lama ini di lokasi wisata tersebut mengatakan, yang masih menjadi kendala di tempat lokasi wisata miliknya adalah WC, lahan parkir dan kamar mandi pengunjung yang belum tersedia.

Pembuatan ketiga fasilitas tersebut jelas membutuhkan biaya tambahan yang tidak sedikit. Sebenarnya lanjut Hendry, dirinya sudah sempat berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Pondan terkait pembuatan WC, lahan parkir dan kamar mandi pengunjung. Mungkin bisa difasilitasi atau paling tidak ada join kerja sama sehingga nantinya bisa memberikan kontribusi pendapatan asli desa melalui obyek wisata miliknya.

Hanya saja sampai sekarang belum ada respon riil dari Pemdes Pondan terkait penyediaan bangunan WC, lahan parkir dan kamar mandi pengunjung. Beliau berharap kedepannya, selain Pemdes Pondan Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai dalam hal ini Dinas Pariwisata bisa memfasilitasi masalah ini guna mendongkrak ekonomi kreatif masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Tempat Wisata Hutan Pantai Ulin selama ini sudah empat kali dibuat ibadah padang oleh komunitas di tempat tersebut. Tarif masuk yang dikenakan bagi para pengunjung adalah Rp. 2.500/orang. Dan kedepan sesuai permintaan pengunjung, pihak pengelola akan menyediakan berbagai menu makanan salah satunya ikan bakar,” ujar Hendry.

Ditempat terpisah Kades Pondan Kecamatan Mantoh Yustinus Peloa ketika dimintai tanggapannya perihal join kerja sama mengungkapkan, ide kolaborasi pengelolaan obyek wisata milik Hendry V. Mambuhu, dalam kaitan pembuatan WC, lahan parkir dan kamar mandi pengunjung bisa saja disiasati kedepan.

Hanya saja karena anggaran dua tahun terakhir masih terfokus untuk penanganan Covid-19, dirinya baru bisa berkoordinasi dan melaporkan ke Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai, bahwa sanya di Desa Pondan sudah ada lokasi obyek wisata yang diberi nama “Tempat Wisata Hutan Pantai Ulin,” tandas kades. *Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2019 © inovasinews.net | Newsphere by AF themes.