Juni 13, 2026

INOVASI NEWS

Program MBG SMAN 1 Bunta Berjalan Lancar dan Bermanfaat Bagi Siswa

Banggai-Sulteng, inovasinews.id

Pelaksanaan program Makan Bergizi (MBG) di SMA 1 Negeri Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah, berjalan lancar dan mendapat respons positif dari pihak sekolah maupun siswa. Program yang telah berlangsung sejak Senin itu dinilai membantu pemenuhan gizi peserta didik serta meringankan beban ekonomi keluarga.

Kepala SMA Negeri 1 Kecamatan Bunta, Kamaludin R., S.Pd, M.Ap pada Media Online inovasinews.id Jumat (31/10) 2025 di ruang kerjanya mengatakan, kegiatan MBG telah dilaksanakan selama empat hari, mulai Senin hingga Jumat. Ia menjelaskan, menu makanan yang diberikan kepada siswa sudah memenuhi standar gizi karena terdiri atas nasi, ikan, daging, sayur, dan buah-buahan.

“Selama ini makanan yang diberikan sudah sesuai standar. Ada buah, ada sayur, ada daging, ada ikan. Semua lengkap,” ujarnya.

Untuk memastikan distribusi berjalan tertib, sekolah membentuk tim penanggung jawab yang terdiri dari empat guru melalui Surat Keputusan (SK) kepala sekolah, serta dua siswa di setiap kelas yang membantu pembagian makanan. Dana honor bagi guru penanggung jawab direncanakan diambil dari BOSDA.

Pembagian makanan dilakukan setelah jam istirahat sekitar pukul 12. Guru penanggung jawab bersama siswa yang telah ditunjuk mengambil makanan dari ruang penyimpanan dan membagikannya ke masing-masing kelas di bawah pengawasan wali kelas.

Terkait keamanan makanan, Kamaluddin memastikan pihak sekolah selalu memeriksa kondisi makanan sebelum dibagikan. Guru akan membuka sampel dan mengecek aroma maupun tampilan makanan untuk memastikan tidak ada tanda-tanda basi atau terkontaminasi.

“Kalau aromanya menyengat atau sudah tidak sesuai, pasti langsung dicek semua. Tapi sejauh ini, makanan masih sesuai standar dan aman dikonsumsi,” jelasnya.

Kamaluddin menambahkan, selama empat hari pelaksanaan program, tidak ada keluhan dari siswa. Bahkan, beberapa siswa menyampaikan rasa terima kasih melalui media sosial kepada Presiden Prabowo Subianto, atas pelaksanaan program tersebut.

Dari sisi manfaat, program MBG dinilai sangat membantu siswa, terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu. Banyak siswa yang kini tidak lagi membawa uang jajan ke sekolah karena kebutuhan makannya sudah terpenuhi melalui program ini.

“Anak-anak sangat terbantu. Banyak yang tidak bawa uang jajan lagi karena sudah dapat makanan bergizi di sekolah,” tuturnya.

Ia berharap agar pihak penyedia dan panitia MBG tetap menjaga kualitas makanan sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) dan memastikan bahan-bahan yang digunakan tetap steril dan bergizi, agar tidak terjadi masalah kesehatan di kemudian hari.

“Harapan kami, penyedia mengikuti standar gizi dan kebersihan agar program ini terus berjalan baik,” pungkas kepsek. *Syarif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2019 © inovasinews.net | Newsphere by AF themes.