Masyarakat Malik Masih Butuh Johnder, Bibit Jagung dan Perbaikan Jalan Pertanian
Banggai, IN
Kepala Desa Malik Kecamatan Bualemo Kabupaten Banggai Naslum Lasimpala mengaku memasuki akhir masa jabatannya di bulan Desember tahun 2022 mendatang, sebenarnya masih banyak program yang menjadi pekerjaan rumah yang harus dilakukan terkait pemberdayaan masyarakat terutama di bidang pertanian berupa rehabilitasi jalan kantong produksi.
Program rehabilitasi jalan kantong produksi di Desa Malik sudah menjadi skala prioritas dirinya sejak awal terpilih dan dilantik bulan Desember 2016 lalu. Akan tetapi karena kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi beberapa tahun terakhir, sehingga penekanan anggaran sampai tahun 2022 masih diarahkan untuk program Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat.
Untuk program pertanian menurut Naslum, alhamdulillah pihaknya telah membuat tiga proposal yang kesemuanya ditujukan ke Dinas PUPR Kabupaten Banggai. Dalam waktu dekat tinggal menunggu kontraktornya, akan segera dikerjakan dua unit plat deker masing-masing satu unit diplot di lokasi jalan kantong produksi dan satu unitnya lagi di akses menuju jalan usaha tani. “Kedua fasilitas plat deker dibuat di Dusun II, yang dikerjakan langsung oleh Dinas PUPR kabupaten,” ujar kades.
Sedangkan beberapa program yang akan direalisasi pada tahun anggaran 2022 mendatang di Desa Malik antara lain, rehabilitasi jalan kantong produksi, termasuk penetapan tapal batas antara Desa Malik-Binsil dan Malik-Nipa Kalemoan.
Penegasan tapal batas desa di tahun 2022 mendatang kemungkinan akan dilakukan oleh semua desa yang ada di Kecamatan Bualemo. Karena untuk Desa Malik sendiri sebenarnya secara administrasi wilayahnya terbilang sangat luas. Tapi karena sudah terjadi pengikisan oleh para pihak tertentu, sehingganya penegasan tapal batas dianggap perlu segera dilakukan.
“Kalau untuk tapal batas antara Desa Malik-Binsil sambung Naslum, selama ini bisa dikatakan tidak ada masalah. Sebab diantara kedua desa dibatasi langsung oleh batas alam dalam hal ini bentangan sungai yang mengalir dari hulu ke hilir. Sehingga meski berkelok-kelok tetap panduan batas Desa Malik-Binsil ada di batas sungai yang memisahkan kedua desa. Sementara untuk batas Desa Malik-Nipa Kalemoan berdasarkan evaluasi perlu diperbaharui kembali, mengingat sudah banyak pengolahan desa tetangga yang masuk di wilayah Desa Malik. Jika masalah ini tidak segera ditertibkan, ditakutkan kedepan akan berpotensi menimbulkan perselisihan antara kedua wilayah desa,” tegas kades.
Terkait sejumlah program pemberdayaan yang sudah dilakukan Pemerintahan Desa Malik dibawah kepemimpinan dirinya selaku kades sejak tahun 2016 lalu terbilang sudah sangat banyak. Mulai dari bantuan kawat duri, obat-obatan pertanian herbisida, bantuan hewan ternak berupa sapi dan kambing, tangki semprot, mesin sengsor rumput terbilang jumlahnya sudah sangat luar biasa yang disalurkan kepada masyarakat selaku penerima asas manfaat.
Kinerja Pemerintahan Desa Malik selama kepemimpinannya dari Desember 2016 lalu oleh masyarakat sudah merasa puas dengan berbagai program pembangunan dan pemberdayaan. Hanya saja yang sangat dibutuhkan masyarakat saat ini adalah bantuan pertanian berupa john deere untuk meningkatkan keuntungan dan produksi pertanian, bibit jagung, sekaligus perbaikan fasilitas baik jalan kantong produksi maupun jalan usaha tani. *Tim
