Selain Bantuan Kelompok Nelayan, Pemdes Tangkiang Kembangkan Usaha BUMDes
Kepala Desa Tangkiang Abd. Hafid, S.Pd.I mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 ini, pemerintah desa telah menyalurkan sejumlah bantuan bagi kelompok nelayan dalam rangka mendukung aktivitas melaut dan meningkatkan hasil tangkapan.
“Untuk tahun ini, bantuan yang kita salurkan antara lain berupa mesin dayung jenis fiber sebanyak 22 unit, perahu ketinting dari kayu sebanyak 10 buah, serta mesin ketinting berkapasitas 25 PK sebanyak 12 unit,” ujar kades.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa bantuan tersebut disalurkan kepada tiga kelompok nelayan yang ada di Desa Tangkiang. Dari total bantuan tersebut, seluruh mesin telah tersalurkan sepenuhnya, sementara perahu ketinting masih dalam tahap pembuatan dan dipastikan segera diserahkan kepada para penerima.
“Setiap tahun kami menyalurkan bantuan kepada kelompok nelayan, terutama bagi mereka yang sebelumnya belum tersentuh program. Ke depan, sistemnya tetap melalui pengajuan proposal resmi, agar penyaluran bisa lebih tertib dan tepat sasaran,” tambahnya.
Selain bantuan bagi nelayan, Pemerintah Desa Tangkiang juga terus mengembangkan BUMDes sebagai pilar ekonomi desa. Saat ini, BUMDes telah mengelola berbagai unit usaha, seperti jasa katering, penyewaan tenda dan kursi, serta usaha briling (layanan usaha masyarakat).
Sebagai langkah lanjutan, desa berencana mengembangkan usaha ayam petelur serta membuka pos usaha baru agar kegiatan ekonomi desa semakin berkembang dan berkelanjutan.
“Kami berharap ke depan, usaha BUMDes bisa semakin produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Prinsipnya, kita tidak ingin program terlalu tinggi targetnya, tapi tidak tercapai. Semua harus realistis dan berdampak,” tutup kades.
Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Desa Tangkiang berharap kegiatan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor perikanan dan usaha desa, dapat terus tumbuh secara berkelanjutan dan mandiri. *Rahmat