Terkait Pengolahan Nikel Di Masama, PT. ATN Masih Tunggu Izin Jetty
Banggai, IN
Kepala Teknik Tambang (KTT) PT. Anugerah Tompira Nikel (ATN) Darmawan mengaku, sudah sekitar sebulan lebih pihaknya masih berhenti sementara belum ada lagi kegiatan di lapangan.
Sampai sekarang pihak perusahaan masih menunggu dikeluarkannya izin jetty ataupun permohonan izin pemanfaatan ruang laut untuk pembangunan pelabuhan yang sudah diajukan ke pusat.

Namun dirinya selaku KTT tidak bisa berestimasi secara riil kapan PT. ATN akan kembali beroperasi. Insya Allah bisa secepatnya di tahun ini.
“Yang namanya perusahaan jelas menginginkan bisa segera memperoleh cash flow ataupun pemasukan tunai. Karena sudah beberapa bulan lamanya sejak beroperasi diawal, PT. ATN belum ada sama sekali penghasilan ataupun penjualan dan baru sebatas pengeluaran. Salah satu contohnya adalah, pembayaran kompensasi dana Corporate Social Responsibility (Tanggung Jawab Sosial), terhadap sejumlah desa yamg masuk dalam lingkar areal tambang,” ujar KTT pada wartawan Media Online inovasinews.id, Rabu (16/8) 2023 di kantor PT. ATN yang terletak di Desa Minangandala.
Lebih jauh KTT menjelaskan, secara keseluruhan total luasan Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT. ATN adalah sekitar 1.240 hektar. Ditanya mengenai stok tonase yang sudah sempat diekspolitasi, KTT kembali menjawab, diperkirakan sudah hampir 40 ribu ton, tinggal menunggu izin jetty untuk pengapalan/penjualan. *Tim
