April 19, 2026

INOVASI NEWS

Buyung : Maret 2021 Kuota RTLH Pemdes Poyang 50 Unit

Banggai, IN

Menjawab pemberitaan media Online inovasinews.net pada edisi sebelumnya menyangkut bentuk kepedulian Pemerintahan Desa Poyang Kecamatan Balantak Selatan Kabupaten Banggai terhadap warganya yang tergolong kurang mampu, terkait memperjuangkan untuk mendapatkan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) selama ini sudah cukup maksimal.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung Kepala Desa Poyang Kecamatan Balantak Selatan Buyung Manuring melalui percakapan telepon genggam Senin (25 Januari 2021).

Bukti kepedulian besar pihak pemdes setempat terhadap rehabilitasi rumah warga yang tergolong tidak layak huni lagi, pada bulan Maret 2021 mendatang, dari kouta yang diporsikan sekitar 300 lebih unit untuk Kecamatan Balantak Selatan, oleh pihak pendamping sudah mengkoordinasikan kepada Pemdes Poyang mendapat porsi sebanyak 50 unit rumah.

Hanya saja untuk mendapatkan bantuan RTLH ini, salah satu prasyarat yang harus dipenuhi oleh penerima manfaat adalah sudah ada tanda bukti swadaya kesiapan pondasi bangunan dengan ukuran 5×7 meter bujur sangkar.

Menurut kades, setiap unit bangunan RTLH ini disubsidi sebesar Rp. 22,5 juta rupiah yang terdiri atas bantuan semen, batako dan seng, sudah termasuk upah tukang, yang merupakan program langsung dari kementrian pusat.

Dari 50 unit RTLH yang diporsikan kepada Pemdes Poyang, progres antusias warga penerima manfaat persentasenya sudah sekitar 30 sampai 40 orang yang mempersiapkan bukti swadaya material pasir dan batu.

“Mudah-mudahan dari kuota 50 unit RTLH pada bulan Maret 2021 di Desa Poyang, sudah bisa mengakomodir semua unit bangunan rumah milik warga setempat yang perlu mendapat perhatian termasuk milik Alfrets Malulu yang diberitakan media ini pada edisi sebelumnya,” pungkas Buyung .

Lebih jauh kades menjelaskan, sebenarnya pada tahun anggaran 2020 kemarin pemdes setempat sudah akan memprioritaskan alokasi dana desa untuk program rumah tidak layak huni. Akan tetapi anggaran banyak dialihkan ke program penanganan covid-19 yang menelan biaya mencapai Rp. 200 juta lebih. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2019 © inovasinews.net | Newsphere by AF themes.