April 21, 2026

INOVASI NEWS

Amarah Warga Padang Memuncak Dipicu Bantuan Desa Banyak Bermasalah

Banggai, IN

Berbagai jenis bantuan pemberdayaan yang terkucur di Desa Padang Kecamatan Balantak Kabupaten Banggai sejak tahun 2024 sampai 2025, memantik keresahan dari sejumlah warga desa sekitar.

Pasalnya, bantuan yang terlokasi melalui Dana Pelimpahan Kecamatan dan Dana Desa (DD) antara lain, mesin genset sebanyak 7 unit, material seng 10 lembar kepada beberapa kepala keluarga, kawat duri 10 gulung, racun rumput 5 botol perorang dan semen, prosedur dan sasarannya di lapangan diduga banyak bermasalah.

Perwakilan masyarakat yang bertandang langsung di kantor redaksi Media Online inovasinews.id belum lama ini menegaskan, mereka kecewa dan mengecam proses penyaluran bantuan yang selama ini dilakukan oleh Pemerintah Desa Padang Kecamatan Balantak yang dipimpin karateker/Pj. Irma Nursin.

Mulai dari bantuan mesin genset sebanyak 7 unit diduga hanya dibagi-bagikan kepada para aparat desa termasuk Ketua BPD. Begitupun pengadaan material seng, merek dan kualitasnya tidak layak digunakan karena sangat tipis sekali dan tidak diketahui berapa besar harga satuan pembeliannya ?, tegas warga.

Bahkan mirisnya lagi, salah seorang aparat desa yang sudah bertugas kurang lebih 10 tahun dan berdomisili di Desa tetangga Mamping atas nama Rustaman Karim diduga ikut kebagian bantuan material seng.

Masyarakat merasa berang mengapa sejumlah bantuan yang selama ini turun di Desa Padang sasaran penerima manfaat bukannya diprioritaskan kepada masyarakat malahan sebaliknya banyak disalurkan kepada para aparat desa.

Hal yang tambah membuat warga geram, ketika mereka bolak-balik menindak lanjuti persoalan ini baik ke Camat dan Sekcam Balantak maupun ketingkat kabupaten tidak membuahkan hasil sama sekali, karena masalah ini seperti tidak dihiraukan oleh para pejabat terkait.

Pj. Kepala Desa Padang Irma Nursin yang dikonfrontir mengenai berbagai keluhan masyarakat mengatakan, semua bantuan yang berasal dari Dana Pelinpahan Kecamatan maupun Dana Desa sudah dikucurkan, dan setiap penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK).

“Coba saya telepon dan cek langsung kepada TPK mengenai keluhan masyarakat,” ujar kades saat diwawancarai awak media ini. *Tim

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2019 © inovasinews.net | Newsphere by AF themes.