Dugaan “Misterius” Pengelolaan Dana, Jamaah Berencana Bakal Laporkan Pengurus Masjid Baiturrahman
Banggai, IN
Buntut dugaan ketidakjelasan selama bertahun-tahun pengelolaan anggaran yang masuk dan keluar di Masjid Baiturrahman Kelurahan Bunta Satu Kabupaten Banggai, masalah ini menurut informasi sudah ditindak lanjuti melalui laporan resmi ke pemerintah kelurahan dan KUA Kecamatan Bunta, yang sampai saat ini belum mendapat respon balik.
Didalam laporan tersebut ada lima point utama yang menjadi dasar pelaporan resmi ke pihak yang berkompeten diantaranya, pertama, bantuan pemda sekitar Rp. 100 juta yang diberikan oleh Bupati Banggai dikala itu Herwin Yatim di tahun 2019-2020 tidak jelas rincian dan keberadaannya.

Kedua, sumbangan amplop ramadhan di tahun 2019 sampai dengan 2025. Ketiga, sumbangan di jalan raya yang tanpa izin dari pemerintah mulai dari tahun 2019 sampai dengan sekarang.
Keempat, kas masjid setiap hari Jumat yang tidak diketahui berapa pemasukan dan pengeluaran, mulai dari tahun 2019 sampai sekarang.
Dan kelima, kas yang dijalankan oleh anak-anak remaja masjid yang hampir setiap hari, mulai dari tahun 2019 sampai dengan sekarang..
Menurut sumber yang dapat dipercaya via pesan chatting whatsApp belum lama ini menyatakan, dari poin 1 sampai dengan 5, tidak pernah ada laporan, transparansi dan pemberitahuan kepada jamaah tentang pemasukan serta pengeluaran termasuk digunakan untuk apa dana sumbangan selama ini, tegas sumber.
Setelah menyurat resmi ke pemerintah kelurahan dan KUA Kecamatan Bunta, rencananya pula masalah ini akan di follow up secara formal melalui laporan kepada aparat penegak hukum baik Polsek maupun Cabang Kejaksaan Negeri Bunta, agar masalah ini bisa diusut tuntas terkait kejelasan pengelolaan anggaran masjid selama bertahun-tahun.
Laporan ke aparat penegak hukum akan ditujukan kepada pengurus masjid Baiturrahman Kelurahan Bunta Satu periode tahun 2019 sampai dengan 2025 kemarin.
Sementara itu, Camat Bunta Buhari Malihat yang dimintai klarifikasinya melalui pesan chat WhatsApp menganjurkan agar Media Online inovasinews.id bisa menemui langsung Lurah Bunta Satu Muhamad Ali, karena masjid tersebut masuk dalam wilayah kerjanya.
“Memang selama ini komposisi pengurus masjid Baiturrahman sering berubah-rubah, sehingga yang lebih mengetahui persis adalah Lurah Bunta Satu, ucap Camat.
Hingga berita ini dipublikasi para pihak terkait belum berhasil ditemui guna mengklarifikasi tudingan tersebut. *Tim
