April 20, 2026

INOVASI NEWS

Triwidi : Penanganan Sungai Pongian Akan Segera Masuk Tahapan Eksekusi

Banggai, IN

Bentuk komitmen moral melalui langkah tanggap darurat ataupun upaya responsif terhadap persoalan lingkungan hidup, rupanya benar-benar dimplementasikan PT. Koninis Fajar Mineral (KFM) melalui master plain yang diagendakan Tim Divisi Comunnity Development (Comdev).

Ditemui media online inovasinews.id di mess satu kantor KFM belum lama ini, Tim Comdev yang terdiri dari Triwidi Cuncuro, Husen Boften dan Ririn Anggraini Laito angkat bicara mengenai upaya penanganan sungai Pongian termasuk air bersih di Desa Tuntung Kecamatan Bunta Kabupaten Banggai.

Triwidi dalam keterangannya secara detail menjelaskan, design termasuk perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sudah selesai tahapannya tinggal memasuki proses penanganan ataupun eksekusi di lapangan.

Setelah selesai design, sesuai program yang telah disusun Tim Comdev dalam waktu dekat akan dibuatkan kolam ikan sebagai suatu barometer bahwa sanya kualitas air sungai Pongian masih layak dikonsumsi dan tidak mengandung logam berat. Kolam ikan yang bakal dibuat rencananya akan diisi dengan bibit ikan nila yang hanya bisa hidup dengan kadar PH tertentu.

Langkah ini merupakan sebuah pembuktian kepada publik dalam hal ini masyarakat Desa Pongian, bahwa sanya pencemaran air sungai Pongian tidak separah seperti yang diisukan di lapangan dan masih layak untuk dikonsumsi warga.

Sesuai time schedule yang dibuat menurut Triwidi, di minggu ini tahapannya sudah masuk pada proses design sekaligus pengambilan data ukur. Untuk efisiensi waktu, ada tahapan yang sudah dilewati sesuai program dari tanggal 6 hingga 21 Oktober 2021, rencananya di minggu depan sudah masuk tahap ketiga yakni pengadaan material dan persiapan, termasuk pembuatan pintu air dan fasilitas bronjong pengerjaannya direncanakan pada bulan Nopember kedepan.

Dari waktu enam bulan yang disepakati untuk penanganan sungai Pongian, Tim Comdev PT. KFM berupaya semaksimal mungkin akan meminimalisir kegiatan dengan limit waktu sekitar dua bulan lamanya sampai dengan tahapan pemasangan alat filtrasi atau walter filter yang besar.

Jadi harapan kedepan jika design ini sudah selesai, Insya Allah air yang mengalir hingga ke hilir sungai Pongian/pemukiman masyarakat kita pastikan sudah layak dikonsumsi atau sudah tidak kabur lagi sesuai uji teknis yang telah dilakukan di lapangan.

Langkah riil yang dilakukan Divisi Comdev PT. KFM dalam penanganan Sungai Pongian antara lain, tahap awal berupa pembuatan bendungan dengan fasilitas walter filter dan tahap kedua normalisasi sungai berupa kegiatan fisik penggerukan terhadap endapan-endapan material.

“Saat ini masih ada kendala mengenai administrasi soal lahan masyarakat yang akan dijadikan untuk lokasi manuver alat berat sekaligus pembuangan material hasil penggerukan. Hanya saja berdasarkan informasi terakhir yang diperoleh dari bagian Humas PT. KFM masalah tersebut sudah bisa diatasi,” pungkas Triwidi. *(Syarif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2019 © inovasinews.net | Newsphere by AF themes.