GMNI Touna Kecam Dugaan Intimidasi Sekdes Kepada Anak di Bawah Umur Hingga Nekat Bunuh Diri
Touna, IN,
Dugaan intimidasi Sekretaris Desa Awwo/Beko, Kecamatan Togean, Kabupaten Tojo Una-una terhadap anak di bawah umur yang dituduh mencuri uang sebesar Rp. 500.000,- mendapat sorotan tajam dari berbagai kalangan publik.
Ketua GMNI Tojo Una-una, Bung Ricky M. Nibi menyayangkan tindakan Sekdes Desa Awwo kepada adik Amri yang masih bersekolah di bangku kelas 2 SMP mendapatkan aksi tindakan penganiayaan dan intimidasi.

Dimana anak tersebut dipaksa mengakui atas pencurian uang sebesar Rp. 500 ribu rupiah. Anak tersebut diduga depresi karena dituduh mencuri tanpa bukti yang jelas.
Awalnya pengakuan Sekdes uang yang hilang Rp. 500 ribu hingga naik di Rp. 3 juta rupiah, sehingga anak tersebut mengalami depresi terhadap ancaman dan tuduhan yang dilontarkan oleh sekdes.
Ketua GMNI Tojo Una-una menambahkan, kami sudah melakukan klarifikasi kasus tersebut kepada pihak keluarga korban Kamis 11 Juni 2025 sekitar pukul 15.00 wita, bersama-sama teman PMII Tojo Una-una.
Kedatangan kami sekaligus silahturahmi kepada ibu dan kakak korban yang kebetulan ada di Ampana untuk membuat Laporan Polisi (LP) ke Polres Tojo Una-Una.
Disitulah kami menanyakan kronologi yang sebenarnya dan akhirnya mendapatkan informasi yang lebih akurat.
Ketua GMNI Tojo Una-una meminta kepada kepolisian Tojo Una-una serta Dinas terkait agar segera menindaklanjuti kasus yang menimpa adik Amri sampai mengalami depresi hingga berakhir bunuh diri.
Jika kepolisian tidak menindaklanjuti kasus tersebut kami menganggap tugas dan wewenang kepolisian dalam mengayomi masyarakat itu gagal dan tidak becus.
Dan teman-teman Aktivis GMNI dan PMII akan mengawal kasus ini hingga tuntas. (Ujar Ketua GMNI Tojo Una-una)
Semoga adik Amri beserta keluarganya mendapatkan keadilan dan pelaku bisa disangsi berat atas tindakannya. *(Afandi)
