2025, Pemdes Sayambongin Konsen Peningkatan Ketahanan Pangan
Banggai, IN
Untuk RPJM sudah ada perubahan yang sebelumnya 6 tahun tapi ketika sudah berlaku UU No. 3 Tahun 2024 maka berubah menjadi 8 tahun.
Anggaran dana tahun 2025 Desa Sayambongin Kecamatan Nambo Kabupaten Banggai, menitik-beratkan pada masalah ketahanan pangan sesuai visi-misi Presiden RI dan sejalan pula dengan program Bupati Banggai tentang satu juta satu pekarangan.

Dalam hal ketahanan pangan di tahun 2024 kemarin, Pemerintah Desa Sayambongin membuka lahan untuk dijadikan kawasan tanaman bibit durian, karena saat ini Kecamatan Nambo menjadi salah satu daerah numpang buah untuk Provinsi Sulawesi Tengah.
Dan itu adalah impian bersama sehingga seluruh masyarakat, kepala desa, lurah hingga camat se-Kecamatan Nambo harus berbenah diri, ungkap Kades Sayambongin Ruslan Polopa, S.Pd pada wartawan Media Online inovasinews.id belum lama ini di kediaman pribadinya.
Aitem kegiatan yang sudah eksen terkait program ketananan pangan antara lain, pengadaan bibit tomat, cabe, sayur-sayuran, jagung termasuk pupuk.
Begitu pula dengan infrastruktur jalan, bagaimana memajukan desa tanpa adanya dukungan infrastruktur yang memadai terutama jalan penguhubung Desa Sayambongin di jalur dua sampai sekolah masih terpotong. Dan di tahun 2025 ini diharapkan jalan tersebut sudah bisa tersambung.
Hal lain berkaitan dengan air bersih untuk tahun 2025 ada bantuan dana sekitar Rp. 1,5 miliar. Karena memang di tahun 2024 kemarin baru sekitar 3 km air bersih masyarakat yang terealisasi dan dilanjutkan tahun ini.
Kedepan untuk air bersih tidak lagi mengambil dari sumber mata air desa lain, melainkan memanfaatkan sumber mata air yang ada di desa sendiri meskipun jauh atau dekat, yang terpenting bisa digunakan untuk kepentingan seluruh masyarakat Desa Sayambongin.
“Dari awal dilantik masalah pendidikan dan kesehatan adalah harga mati selama menjabat 8 tahun kedepan,” ujar kades. *Amin
